Images

Jilbab, Hijab atau apapun itu namanya

Assalamu’alaikum. Hai world lama tidak berjumpa yeee J
Ini lagi bulan Ramadhan, dan tulisan ini mungkin agak nyambung dengan bulan ini.
Heheh cerita tentang jilbab.


Pertama – tama mungkin aku Cuma mau share pengalaman aku sampai akhirnya mengenakan jilbab. Alhamdulillah aku sudah mengenakan jilbab selama 4 tahun (2009 - 2013). Semoga bisa selama – lamanya aku kenakan dan ga akan aku lepas.

Okay, langsung aja ya..
Jadi awal mula mengenakan jilbab itu sebenarnya dari aku kelas 3 atau 4 SD ya.. kalau ga salah kelas 3 SD, dan lucunya adalah aku mengenakan jilbab dengan seragam pendek. Inget banget salah satu guru aku nama beliau Ibu Sugerti menegur aku dan memanggil aku ke depan kelas. Beliau memberi masukan untuk aku untuk memakai pakaian dengan lengan panjang maupun rok panjang untuk menutupi secara sempurna. Nah, ini gambarannya :



Aku pulang ke rumah dan minta ke mamah, tapi mamah bilang beneran mau pakai jilbab? Karena nanti mungkin pada saat naik kelas 4 SD saja dibikinin baju yang pas beneran hhhe. Dan pada saat aku kelas 4 – 6 SD sudah bisa dikatakan berjilbab lah, tapi kalau ke sekolah doang .. -,- . di luar sekolah mah tetep kemana – mana ga pakai jilbab. Ckckck anak muda….

Nah, entah kenapa pada saat SMP aku lepas jilbab bray! Astaghfirullah, harusnya itu kan ya makin tua ya Insaf gitu heheh. Tapi mungkin bisikan syaithan lebih aku dengarkan saat itu. Pada saat SMP yaaaa ga ada niatan sama sekali pakai jilbab. Hem…
Nah, pas SMA sempet mau pakai jilbab lagi tapi aku urungkan niat entah mengapa.. yaa… begitulah syaithan. Ckk. Nah tapi semenjak SMA kadang hatiku itu teringat kenapa ga pakai jilbab ya.. ituu terus yang ada di pikiran . Tapi aku sih mikirin kan papa habis sakit dan yang cari uang Cuma mama, masa saya harus bikin seragam sekolah baru lagi. Sampai suatu saat ada teman saya yang sangaaaaat ‘bawel’ hahahha namanya sebut saja Idi dia selalu nyuruh saya berjilbab sampai dia itu sempat sms kaya begini :
“yas, harga jilbab yang paling murah berapa?”
“10ribuan juga ada”
“dan kamu mau menukar surgamu dengan uang 10ribu”
*jleb* mungkin niatnya baik kali ya.. tapi uh waaaw nusuk. Hahahha dari situ dia selalu nyindir L
Padahal kelas 2 SMA udah pengen pakai jilbab, tapi kuurungkan gara – gara perkataan - perkataan si Idi. Takutnya dia ge-er gara – gara dia , aku berjilbab. Tapi sebenarnya aku pengin pakai jilbab udah lama kan yaa dari kelas 1 SMA..

Sampai suatu ketika, aku menemukan satu titik dalam hidup. Aku sempet ga bisa lupa sama mantan aku 2 tahunan lah, papa sakit lalu yang bekerja Cuma mama banyak sekali masalah dalam hidupku, lalu Allah berusaha untuk aku menjadi kuat dengan masalah – masalah yang datang. Terus entahlah saat itu aku menemukan satu titik dalam hidup kenapa aku selalu meminta kepada Allah padahal aku tidak pernah memberikan apa – apa kepada Allah, dari situ aku tergetar hatinya lalu ada suatu saat aku bicara pada diri sendiri : “aku harus berjilbab”.


Dari situ aku meneguhkan hati. Terus bicara sama mama. Akhirnya Ramadhan 2009 aku sudah meneguhkan hati menggunakan jilbab. aku berniatan bahwa ini akan aku pakai selamanya. dan jilbab yang aku pakai aku coba cari tau bagaimana jilbab yang benar *yang menutupi hingga dada* . jadi jangan beranggapan bahwa saya mengenakan jilbab karena memang tren yang di bawa oleh salah satu komunitas yang lagi terkenal belakangan ini. 



Banyak orang yang kaget baru tau kalau saya mengenakan jilbab belum terlalu lama. tapi, kalau orang yang bersama saya dari kecil mungkin tau kalau saya memang baru saja mengenakan jilbab. 


Okay, lanjut. alhamdulillah sekarang jilbab bukan cuma jadi hiasan untuk saya tapi memang pelindung saya. dan, sekarang saya menganggap jilbab bukan lah sesuatu yang harus ditunggu perintahnya dari hati kita.

berjilbab merupakan kewajiban wanita muslim. seperti yang di jelaskan pada firman - firman Allah SWT. banyak ya, mungkin bisa baca An-Nuur 31, Ada juga pada surah Al -Ahzab 

Artinya: ‘Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, ….’ [Qs. an-Nûr : 31].

 “Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.”(Q.S. Al-Ahzab: 59)

Jadi , jelas lah sebenarnya suruhan bagi muslimah untuk mengenakan jilbab.. Jadi menyesal kalau ingat aku dulu. apalagi aku harus mengatakan "menunggu hidayah dulu," . ""jilbabin hati dulu deh,"

hem.. dari situ ketauan banget kalau aku dulu tidak mengerti "KEWAJIBAN".
nah, saat sudah berjilbab, banyak nonton juga orang - orang berusia 25tahunan ke atas yang bilang : nanti saja berjilbab kalau sudah siap.
atau suami nya yang bilang : nanti saja, berjilbab itu keputusan yang besar biarkan memantapkan hati dulu.

masya Allah.. walaupun dulu aku pernah juga mengalami hal seperti ini, saat aku sudah tau aku jadi sedih.
perkataan - perkataan diatas berarti tidak mengetahui kewajibannya sebagai muslimah untuk berjilbab.. 

jadi begini, jilbab itu kewajiban. bukan menunggu hidayah, bukan menunggu siap, bukan menunggu menjilbabkan hati dulu. 
aku berfikir bahwa yang di wajibkan Allah adalah mengenakan jilbab, bukan menjilbabi hati. sehingga apabila ada alasan ingin menjilbabi hati dulu, maka kewajibannya untuk menjilbabi fisik belum di lakukan.

Pernah aku membaca bahwa : mungkin nanti ada yang bilang ngapain pakai jilbab kalau akhlakmu belum benar. 

katakan pada mereka,"bahwa antara jilbab dan akhlak adalah 2 hal yang berbeda.." .

berjilbab adalah murni PERINTAH ALLAH, WAJIB untuk wanita muslim yang telah baligh tanpa memandang akhlaknya baik atau buruk..
sedangkan akhlak adalah budi pekerti yang bergantung pada pribadi masing - masing.
Jika wanita berjilbab melakukan dosa/pelanggaran itu bukan karena jilbabnya, namun karena akhlaknya.
"yang berjilbab belum tentu berakhlak mulia.. namun yang berakhlak mulia pasti berjilbab"

Subhanallah..
Wallahua'lam bishshowab :)

nah, sekedar sharing aja ko, semoga bisa memotivasi temen - temen dan saudara - saudaraku semuanya. kalau ga dari sekarang kapan lagi? yang penting penuhi kewajiban untuk berjilbab insya allah jilbab sebagai pengontrol perbuatan kita.

lagipula jilbab banyak ko fungsinya, bisa pengontrol kita dalam menjalin habluminannas, terus bentuk taat kita kepada Allah, Ber-hijab adalah ibadah, dengan ber-hijab berarti sang wanita telah telah melaksanakan perintah Allah. Melaksanakan perintah ber-hijab sama dengan melaksanakan perintah shalat dan puasa.

Karena ber-hijab adalah kewajiban dari Allah, maka tidak dibenarkan seorang wanita muslimah menyatakan dirinya tidak mantap atau belum siap ber-hijab. 

‘Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dan barangsiapa mendurhakai Allah dan rasul-Nya. Maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata [Qs.Al-Ahzab: 36]



Tidak berusaha menggurui, tetapi sharing dan kita sama - sama belajar :)

0 comments:

Hamster

Photobox with Lia

Photobox with Lia